RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, mengawali debut mereka di ajang BWF World Tour Super 750 dengan hasil positif. Tampil di Shenzhen, Tiongkok, Selasa (1/9/2026), Faathir/Devin berhasil memastikan tiket ke babak 16 besar China Masters 2026.
Tiket babak kedua didapat setelah pasangan Malaysia sekaligus unggulan kelima, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, memutuskan mundur setelah gim pertama. Faathir/Devin lebih dulu mengamankan gim pembuka dengan kemenangan 21-16.
Devin mengaku sempat terkejut ketika Goh/Izzuddin memilih menghentikan pertandingan. Pasalnya, selama gim pertama tidak terlihat adanya masalah fisik yang dialami pasangan Malaysia tersebut. Setelah ditanyakan, mereka mengetahui bahwa Nur Izzuddin sedang mengalami demam sejak malam sebelumnya.
Sebelum pertandingan berakhir lebih cepat, Faathir/Devin mampu memperlihatkan permainan yang cukup meyakinkan. Mereka berusaha menjaga pola permainan tetap aman sembari meningkatkan agresivitas ketika menemukan peluang untuk menyerang. Strategi lawan yang kerap mengangkat kok juga membuat pasangan Indonesia lebih leluasa memberikan tekanan.
Devin mengatakan pendekatan tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka merebut gim pertama. Faathir/Devin mencoba bermain aman sekaligus tetap agresif, sementara pola permainan lawan yang banyak mengangkat bola memberi kesempatan bagi mereka untuk terus menekan.
Meski baru pertama kali tampil di level Super 750, Faathir/Devin memasang target untuk melangkah sejauh mungkin. Faathir menyebut babak delapan besar menjadi sasaran awal, tetapi mereka tetap ingin menjalani setiap pertandingan secara bertahap mengingat persaingan di turnamen tersebut cukup berat.
Pada babak 16 besar, Faathir/Devin akan kembali bertemu pasangan Malaysia, yakni Tee Kai Wun/Yap Roy King. Lawan mereka tersebut berhasil melaju ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Taiwan melalui pertandingan sengit yang berlangsung dalam tiga gim.
Pertemuan melawan Tee/Yap akan menjadi ujian berikutnya bagi Faathir/Devin untuk membuktikan kemampuan mereka di turnamen Super 750 sekaligus menjaga peluang mencapai babak perempat final China Masters 2026.

