Menghijaukan Pendidikan: Upaya DLHPKPP Kabupaten Padang Pariaman dalam Membudayakan Program Sekolah Adiwiyata

RESPONRADIO.COM | PADANG PARIAMAN – Pada tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Kabupaten Padang Pariaman tidak mengajukan sekolah-sekolah Adiwiyata mereka ke tingkat yang lebih tinggi, seperti provinsi atau nasional. Menurut Ibu Yulia Kritina Dewi, Kepala Bidang Penataan Peningkatan Kapasitas di dinas tersebut, fokus saat ini adalah memberikan pembinaan kepada 10 calon sekolah Adiwiyata di tingkat kabupaten terlebih dahulu. Pendekatan ini diambil dengan tujuan memperkuat fondasi pengelolaan lingkungan di tingkat dasar sebelum melangkah ke tingkatan yang lebih tinggi.

Ibu Yulia menjelaskan bahwa proses untuk menjadi Sekolah Adiwiyata berlangsung secara berjenjang. Dimulai dari kabupaten, kemudian baru dapat diusulkan ke tingkat provinsi, nasional, dan mandiri pada tahun berikutnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi sekolah-sekolah yang terlibat untuk mempersiapkan diri dengan matang. Melengkapi segala dokumen yang diperlukan untuk dapat melaju ke tingkatan selanjutnya.

Baca Juga : Bupati Padang Pariaman Usulkan Dua Ranperda Tambahan untuk Prioritas Pembahasan Tahun 2024

Kendala yang dihadapi selama pandemi Covid-19 cukup signifikan. Di mana banyak sekolah yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata sebelumnya tidak dapat mendaftar ulang. Berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. 53/2019, setiap sekolah yang telah mendapatkan status Adiwiyata diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang setiap empat tahun sekali. Apabila terlambat atau tidak mendaftar ulang, status Adiwiyata mereka dapat dicabut.

Menghijaukan Pendidikan: Upaya DLHPKPP Kabupaten Padang Pariaman dalam Membudayakan Program Sekolah Adiwiyata

Untuk mengatasi hal ini, DLHPKPP Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya memberikan pembinaan dan motivasi kepada sekolah-sekolah. Hal itu terjadi agar dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan status Adiwiyata mereka. Pada tahun 2015, SMA 1 Lubuk Alung dan SD Nan Sabaris di Padang Pariaman berhasil meraih Adiwiyata tingkat nasional bahkan mandiri. Hal itu merupakan sebuah keberhasilan yang patut diapresiasi dan dijadikan motivasi bagi sekolah-sekolah lain.

Program Adiwiyata ini secara esensial bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya bersih dan hijau. Tetapi juga kondusif untuk proses pembelajaran. Dengan adanya lingkungan yang asri dan sehat, proses belajar mengajar diharapkan menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Baca Juga : Proyek Pembangunan Cek Dam Sungai Limau Dilanjutkan: Upaya Pemkab Padang Pariaman dalam Penanggulangan Bencana

Oleh karena itu, sangat penting bagi seluruh elemen sekolah, mulai dari pengajar, siswa, hingga orang tua, untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Hal-hal seperti program daur ulang, penanaman pohon, dan kegiatan kebersihan rutin, sangat penting untuk mendukung upaya-upaya pembinaan lingkungan hidup di sekolah.

Mari kita bersama-sama mendukung inisiatif dari DLHPKPP Kabupaten Padang Pariaman ini. Peran mereka telah jelas dalam membantu memajukan standar pengelolaan lingkungan di sekolah-sekolah. Sekarang, saatnya bagi kita sebagai bagian dari masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan ini, demi menciptakan sekolah yang tidak hanya ‘Adiwiyata’ secara simbolis, tetapi juga secara substansial. Mari kita hijaukan lingkungan pendidikan kita.(*)

Buka chat
1
Scan the code
Hello 👋
Apa yang dapat kami bantu?