Purbaya Sebut Efisiensi MBG Bisa Hemat Rp40 Triliun Per Tahun

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan efisiensi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun.

Langkah efisiensi direncanakan melalui pengurangan hari operasional, di mana frekuensi pemberian MBG diusulkan menjadi lima hari kerja per minggu dari sebelumnya enam hari.

“Kan biasanya seminggu (MBG) enam hari, dia (Kepala BGN) bilang lima hari. Jadi ada efisiensi juga dari MBG, ada pengurangan cukup banyak tuh. Dia bilang saja bisa (hemat) Rp40 triliun setahun,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta, Rabu.

Kebijakan ini dinilai sebagai representasi strategi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengoptimalkan anggaran guna menghadapi ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh tensi geopolitik global.

“Ini bukan saya yang motong ya, memang dia (BGN) melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” ujarnya.

Menteri Keuangan menjelaskan bahwa inisiatif penghematan ini diprakarsai oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Terkait detail kebijakannya, Kepala BGN Dadan Hindayana yang akan menyampaikannya secara langsung kepada publik.

Ia menegaskan, efisiensi anggaran MBG belum termasuk dalam total nilai efisiensi yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp81 triliun.

Adapun usulan pengurangan hari operasional MBG menjadi lima hari masih bersifat awal dan disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Tercatat pada tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp335 triliun untuk kelanjutan program MBG.

Dari keseluruhan anggaran, Badan Gizi Nasional (BGN) mengelola belanja kementerian sebesar Rp268 triliun. Adapun sisanya, yakni Rp67 triliun atau setara 20 persen, dialokasikan sebagai dana cadangan.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com