Sikap Tenang Orang Tua Sangat Krusial Dalam Memberikan Dukungan Moral Bagi Anak Selama Masa Ujian

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Psikolog klinis anak dan remaja lulusan Universitas Padjadjaran, Michelle Brigitta Shanny, M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa orang tua perlu berada dalam kondisi tenang dan stabil saat mendampingi anak menghadapi ujian, khususnya selama proses belajar.

“Ketika mendampingi anak ujian, orang tua harus dalam keadaan emosional yang stabil agar proses belajar tidak terasa sebagai tekanan. Jika belajar menjadi beban, maka efektivitasnya justru akan menurun,” ujar Michelle

Ia menekankan bahwa orang tua sebaiknya memandang ujian sebagai bagian dari proses pembelajaran anak di sekolah, bukan semata-mata berfokus pada nilai atau hasil akhir.

Orang tua dapat membantu mengoptimalkan belajar anak dengan menyusun jadwal yang lebih teratur, santai, serta membagi waktu belajar dalam sesi-sesi pendek agar lebih menyenangkan dan tidak menimbulkan tekanan.

Selain itu, penting juga memberikan jeda ketika anak ingin bermain agar terhindar dari kejenuhan.

“Perlu diperhatikan pembagian sesi belajar dengan jeda. Fokuskan pada proses dan usaha anak, hindari menuntut nilai tinggi. Yang terpenting adalah usaha, dan jangan lupa memberikan apresiasi atas usaha tersebut,” kata Michelle.

Sementara itu, ketika anak menceritakan kesulitan yang dihadapi saat ujian, orang tua dianjurkan tetap tenang serta menjaga nada bicara dan ekspresi agar anak tidak merasa tertekan atau sendirian.

Michelle juga menyarankan agar orang tua memvalidasi perasaan anak dan menahan diri untuk langsung memberi komentar atau solusi. Selain itu, anak perlu diberi pemahaman bahwa kesulitan bukan berarti ketidakmampuan atau kegagalan, melainkan bagian dari proses belajar.

Dengan pendekatan tersebut, anak dapat melihat tantangan sebagai bagian dari pembelajaran, sekaligus dibimbing untuk melakukan evaluasi diri sehingga rasa percaya dirinya dapat berkembang.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: sumbar.antaranews.com