RESPONRADIO.COM PADANG│PARIKMALINTANG — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) perangkat daerah Kabupaten Padang Pariaman yang digelar pada Senin (30/3) di ruang rapat Sekretariat Daerah, Ibu Kota Kabupaten (IKK) Parikmalintang.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Rudi Repenaldy Rilis, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta kepala bagian di lingkungan Setdakab.
Dalam arahannya, John Kenedy Azis menekankan pentingnya menjadikan Rakor sebagai agenda rutin setiap bulan. Ia menilai forum ini penting sebagai wadah evaluasi sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala dalam pelaksanaan program kerja pemerintah daerah.
“Rakor perlu dilaksanakan secara rutin tiap bulan agar capaian dapat dievaluasi dan kendala yang muncul bisa segera dicarikan solusinya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) agar lebih efektif dan efisien. Selain itu, peran asisten di Sekretariat Daerah diminta untuk lebih dioptimalkan sebagai penghubung koordinasi antarperangkat daerah.
Bupati turut menyoroti masih adanya OPD yang belum maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, ia meminta setiap OPD menyusun perencanaan dan strategi kerja yang matang serta mendorong terciptanya inovasi dalam pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar OPD yang bertanggung jawab terhadap program unggulan segera merealisasikan program tersebut, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, sosial, perikanan, dan pertanian.
Dalam Rakor tersebut, sejumlah program strategis juga menjadi perhatian, seperti recroping sekolah, penerapan surat keputusan bersama (SKB) terkait ketertiban hiburan malam, persoalan perizinan tambang, sertifikasi lahan IKK, validasi data kemiskinan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), program Sekolah Rakyat, penanganan stunting, pembangunan rumah sakit ODGJ, hingga pengelolaan sampah pasar.
Sementara itu, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menilai masih banyak program unggulan yang belum berjalan optimal. Ia meminta OPD terkait segera merealisasikan program sesuai rencana yang telah disusun.
“Program unggulan harus segera dijalankan. Selain itu, pembenahan anggaran juga perlu dilakukan agar penggunaannya lebih efisien dan terukur,” kata Rahmat.
Ia juga mendorong seluruh OPD untuk memaparkan capaian program dan kegiatan selama 2025 serta rencana kerja untuk tahun 2026.
Rakor tersebut menghasilkan sejumlah poin penting terkait evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah. Di akhir pertemuan, Bupati kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Rakor sebagai agenda rutin bulanan guna memperkuat kinerja pemerintahan daerah.

