RESPONRADIO.COM PADANG│PADANG PARIAMAN — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang terkait Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada Rabu (1/4/2026) dan dihadiri Plt. Kepala BBPOM di Padang, Elyunaida, beserta jajaran, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan undangan lainnya.
Dalam paparannya, Elyunaida menyebut program ini sebagai langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat. Program tersebut mencakup tiga komponen utama.
Pertama, Desa Pangan Aman, yang bertujuan membina desa agar mampu memproduksi sekaligus mengawasi pangan secara mandiri, dengan melibatkan kader keamanan pangan sebagai ujung tombak edukasi dan pengawasan.
Kedua, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, yang berfokus pada pengawasan pangan segar maupun olahan di pasar tradisional, sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang dan pengelola pasar agar menerapkan standar keamanan pangan.
Ketiga, program Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman, yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin serta edukasi bagi siswa, guru, dan pedagang.
BBPOM juga berharap adanya dukungan serta sinergi dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman agar program ini dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menanggapi hal itu, Bupati JKA menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi program tersebut. Ia bahkan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk berperan aktif dalam menyukseskannya.
“Kami sangat mendukung karena ini berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Saya minta seluruh perangkat daerah berkolaborasi agar program ini berjalan efektif hingga ke desa, pasar, dan sekolah,” tegasnya.
Ia juga berharap peran BBPOM semakin optimal di Padang Pariaman, khususnya dalam melakukan pengawasan langsung di pasar dan fasilitas publik lainnya, guna memastikan tidak ada peredaran makanan yang tidak layak konsumsi.
“Jangan sampai ada makanan basi atau tidak higienis beredar di masyarakat. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BBPOM dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk mewujudkan sistem keamanan pangan yang terpadu, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

