RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA — Pembalap andalan Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menegaskan tekadnya untuk meraih gelar juara dunia Formula 1 bersama tim legendaris tersebut. Keyakinan itu semakin menguat setelah ia sukses meraih dua podium dalam tiga seri terakhir musim ini.
Bagi Leclerc, Ferrari bukan sekadar tim, melainkan impian masa kecil yang akhirnya terwujud. Sejak resmi bergabung pada 2019, pembalap asal Monako itu tetap menunjukkan loyalitas tinggi terhadap tim berlogo kuda jingkrak tersebut.
Ia menyatakan bahwa Ferrari adalah keluarga sekaligus tim yang selalu ia cintai dan impikan sejak kecil, dan perasaan itu tidak berubah sejak pertama kali bergabung dengan tim pada 2019.
Sebagai pembalap dengan masa pengabdian terlama di skuad Scuderia Ferrari saat ini, Charles Leclerc memikul tanggung jawab besar untuk mengakhiri puasa gelar tim asal Italia tersebut.
Ferrari terakhir kali meraih gelar juara dunia pada 2007 melalui Kimi Räikkönen. Sejak saat itu, tim legendaris tersebut kerap kesulitan bersaing dengan dominasi rival seperti Mercedes, Red Bull Racing, dan McLaren.
Melihat performa di awal musim ini, Charles Leclerc menilai Scuderia Ferrari telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Meski demikian, ia mengakui masih ada jarak yang perlu dikejar untuk mencapai level yang diharapkan.
Leclerc juga menyampaikan keyakinannya bahwa tim mulai mampu memberikan tekanan kepada para pesaing utama. Ia menegaskan bahwa upaya untuk kembali ke puncak telah dilakukan selama bertahun-tahun, dan musim ini menjadi langkah positif meskipun belum sepenuhnya mencapai target, sehingga tim akan terus berusaha meningkatkan performa.

