Putra Tri Ramadani Targetkan Podium di IFSC World Climbing Series Wujiang 2026

RESPONRADIO.COM PADANG│JAKARTA  Atlet panjat tebing andalan Indonesia pada nomor lead putra, Putra Tri Ramadani, memasang target tinggi pada ajang IFSC World Climbing Series Wujiang 2026. Atlet yang akrab disapa Srondeng tersebut menargetkan minimal meraih medali perunggu dalam kejuaraan yang digelar oleh International Federation of Sport Climbing di Tiongkok itu.

Turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026. Menjelang kompetisi, Putra menyebut seluruh program persiapan yang dijalani bersama tim pelatih berjalan sesuai rencana. Fokus latihan kali ini diarahkan pada peningkatan kualitas teknik serta menjaga konsistensi performa dalam setiap sesi latihan.

“Untuk IFSC Seri Wujiang kali ini, tim pelatih sudah menyiapkan program yang menurut saya mampu meningkatkan kualitas pemanjatan. Saya juga cukup sering berdiskusi dengan tim kepelatihan maupun rekan-rekan setim,” ujar Putra di sela sesi latihan di Wujiang, Rabu (6/5).

Bagi Putra Tri Ramadani, komunikasi yang intensif menjadi faktor penting dalam mengatasi berbagai kendala teknis selama masa persiapan. Ia menilai evaluasi rutin usai latihan memberikan pengaruh besar, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca jalur (reading) serta menjaga ritme pemanjatan pada nomor lead yang membutuhkan daya tahan tinggi.

“Mudah-mudahan seluruh kendala bisa dilewati dengan baik. Target utama saya tentu memberikan penampilan terbaik, lolos ke babak final, dan bisa meraih podium,” ujarnya optimistis.

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi seri dunia tersebut dengan mengirimkan 13 atlet terbaik ke Wujiang untuk tampil pada dua nomor utama, yakni speed dan lead.

Rombongan atlet bersama tim ofisial dilaporkan telah tiba di lokasi pertandingan sejak Rabu pagi setelah bertolak dari Indonesia pada Selasa (5/5) malam.

Keikutsertaan tim Indonesia di Wujiang tidak hanya berorientasi pada perolehan medali di ajang seri dunia, tetapi juga menjadi tolok ukur penting untuk mengukur kesiapan fisik dan mental atlet sepanjang musim kompetisi 2026.

Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari roadmap persiapan menuju Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya pada September mendatang. Dengan menghadapi para atlet kelas dunia di Tiongkok, diharapkan mental bertanding para pemanjat Indonesia semakin matang sebelum tampil di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com