RESPONRADIO.COM PADANG│LUBUK BASUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat sekitar 30 hektare lahan pertanian yang ditanami cabai dan berbagai jenis sayuran terendam banjir akibat hujan berintensitas tinggi pada Minggu (1/11). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, mengatakan lahan terdampak tersebar di tiga jorong di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, yakni Jorong Kubu, Jorong Batu Gadang, dan Jorong Talao.
Banjir terjadi sekitar pukul 13.05 WIB setelah gorong-gorong tersumbat material lumpur dan sampah sehingga aliran air tidak berjalan lancar dan meluap ke jalan, permukiman warga, serta lahan pertanian. Luapan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada jalan penghubung Jorong Batu Gadang dan Jorong Kubu serta menggenangi tiga rumah warga. Meski menimbulkan kerusakan dan mengganggu aktivitas masyarakat, BPBD Agam memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD Agam berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari untuk melakukan pendataan serta penilaian dampak banjir. Pemerintah nagari bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan masyarakat kemudian bergotong royong membersihkan gorong-gorong yang tersumbat hingga aliran air kembali normal dan genangan surut. Sementara itu, pemerintah nagari telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Agam untuk membersihkan sisa material lumpur yang masih berada di badan jalan.

