Harga Minyak Dunia Melonjak lagi setelah Sempat Anjlok

RESPONRADIO.COM PADANG│INTERNASIONAL — Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Senin (20/4) pagi di kawasan Asia seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Harga minyak mentah Brent tercatat naik 6,4 persen menjadi 96,13 dolar AS per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 7,5 persen ke level 90,15 dolar AS.

Sebelumnya, pada Jumat (17/4), harga minyak sempat mengalami penurunan setelah Teheran menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka sepenuhnya bagi kapal-kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Pasar energi global mengalami gejolak tajam sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari. Teheran kemudian merespons dengan ancaman menargetkan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi lintasan sekitar 20 persen distribusi minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.

Pada Minggu, Presiden AS Donald Trump menyatakan pihaknya telah mencegat dan menyita kapal kargo berbendera Iran yang berupaya menembus blokade pelabuhan negara tersebut.

Sebelumnya, Trump juga mengungkapkan bahwa perwakilannya dijadwalkan berada di Pakistan pada Senin untuk melakukan perundingan. Seorang pejabat Gedung Putih menyebut Wakil Presiden JD Vance akan memimpin delegasi Amerika Serikat.

Namun demikian, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran belum memiliki rencana untuk ikut serta dalam pembicaraan tersebut, meskipun hingga kini para pejabat Iran belum memberikan kejelasan terkait sikap resmi mereka.

Tim Redaktur: Respon Radio
Sumber: mediaindonesia.com